Pengembangan Modul Ajar Fisika Berbasis Kearifan Lokal Donggala Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka
DOI:
https://doi.org/10.22487/jpft.v13i3.4906Keywords:
modul ajar, kain tenun dongggala, kurikulum merdeka, problem based learningAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar fisika berbasis kearifan lokal Donggala menggunakan model Problem Based Learning (PBL) untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Kearifan lokal yang diangkat adalah proses pembuatan kain tenun tradisional Donggala yang mengandung konsep-konsep fisika, khususnya materi tegangan tali. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Modul dikembangkan untuk peserta didik kelas XI MAN 1 Kota Palu. Hasil validasi ahli. Ahli materi memperoleh skor rata-rata sebesar 3,49, ahli modul memperoleh skor 3,41, dan validasi oleh dua guru fisika memperoleh skor 3,46, seluruhnya berada dalam kategori sangat baik. Selain itu, hasil angket kepraktisan dari peserta didik menunjukkan skor rata-rata 3,48, dan hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan skor 3,31, keduanya juga termasuk dalam kategori sangat baik. Dari aspek efektivitas, modul ajar yang dikembangkan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan rata-rata nilai N-Gain
sebesar 0,72 yang termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian, modul ajar fisika berbasis kearifan lokal Donggala menggunakan model Problem Based Learning (PBL) ini dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran fisika yang kontekstual sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.
References
Afdalia, A., Arsyad, M., & Arafah, K. (2021). Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Fisika Berbasis Kearifan Lokal Pada Materi Gaya dan Gerak.https://ojs.unm.ac.id/semnasfisika/article/view/12869
Agusti, A., Sumarno, S., & Imawati, V. (2023). Pengembangan media pembelajaran
berbasis aplikasi android Pada teknik dasar lari jarak pendek. Patria Eduacational Journal (PEJ), 3(3), 253–262. https://doi.org/10.28926/pej.v3i3.1192
Aza. (2020). Analisis penerapan model Pembelajaran berbasis etnosains dalam pembelajaran tematik SD. Mimbar Pgsd Undiksha, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.28926/pej.v3i3.1192
Basri, S., & Akhmad, N. A. (2022). Pengembangan Modul Fisika Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Jendela Pendidikan, 2(02), 164–171. https://doi.org/10.57008/jjp.v2i02.181
Fitriya, S., Maiyanti, A. A., & Syamsudin, H. A. (2025). Efektivitas Modul Pembelajaran IPA Berbasis Etnosains Dalam Meningkatkan Aspek Sikap Sains. 5(2). https://doi.org/10.59818/jpi.v5i2.1451
Fitriya, S., Maiyanti, A. A., & Syamsudin, H. A. (2025). Efektivitas Modul Pembelajaran IPA Berbasis Etnosains Dalam Meningkatkan Aspek Sikap Sains. 5(2). https://doi.org/10.59818/jpi.v5i2.1451
Gulo, A. (2022). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar IPA. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(1), 334–341. https://doi.org/10.56248/educativo.v1i1.58
Haspen, C. D., & Syafriani, S. (2022). Praktikalitas dan Efektifitas Emodul Fisika Berbasis inkuiri Terbimbing Terintegrasi Etnosains Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 8(1), 10. https://doi.org/10.24036/jppf.v8i1.115684
Lubis, M. F., Sunarto, A., & Walid, A. (2021). Pengembangan Modul Pembelajaran Ipa Berbasis Etnosains Materi Pemanasan Global Untuk Melatih Kemampuan Literasi Sains Siswa Smp. Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan, 12(2), 206. https://doi.org/10.31764/paedagoria.v12i2.4957
Manao, D. E., Husin, V. E. R., & Boimau, I. (2023). Penerapan Bahan Ajar Fisika Berbasis Kearifan Lokal Tenun Ikat untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Materi Gaya dan Hukum Newton. Variabel, 6(2), 108.
https://doi.org/10.26737/var.v6i2.4737
Mauliza, Y. (2022). Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Pada Materi Koloid di SMA Negeri 4 Langsa. Skripsi.
Mulik et al. (2022). Metode Penelitian Pengembangan Bidang Pembelajaran (Edisi Khusus Mahasiswa Pendidikan dan Pendidik). Sanskara Pendidikan dan Pengajaran, 1(02), 56–67. https://doi.org/10.58812/spp.v1.i02
Rahmi, R. Z., & Karma, I. N. (2024). Pengembangan Modul Berbasis Etnosains Pada Pembelajaran Ipa Materi Gaya Dan Gerak. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD …, 10. http://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/2764%0Ahttp://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/download/2764/2240
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Utami. (2022). Pengembangan Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka. Tarbawi : Jurnal pemikiran dan Pendidikan Islam, 5(2), 130–138. https://doi.org/10.51476/tarbawi.v5i2.392
Warli, D., & Musa, S. (2022). Eksplorasi Etnomatematika Dan Etnosains (Etnomathsains) Pada Batik Bomba. Koordinat Jurnal MIPA, 3(1), 33–38. https://doi.org/10.24239/koordinat.v3i1.37
Zulfa, T., Tursinawati, T., & Darnius, S. (2023). Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar IPA Siswa di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 7(4), 2111–2120. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i4.5451
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurfia magfira , Muhammad Jarnawi, Syamsu Syamsu, Wahyuni N. Laratu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.