Analisis Penalaran Saintifik Siswa pada Materi Hukum Newton
DOI:
https://doi.org/10.22487/jpft.v14i1.5901Keywords:
hukum Newton, penalaran saintifik, pembelajaran fisika, Pemahaman KonsepAbstract
Penalaran saintifik merupakan kemampuan penting dalam pembelajaran fisika, namun berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemampuan tersebut pada materi Hukum Newton masih rendah dan analisis spesifik mengenai profil kemampuan penalaran siswa pada materi ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran saintifik siswa pada materi Hukum Newton. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan dukungan data kualitatif melalui wawancara terhadap 27 siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Lakea. Instrumen penelitian berupa tes penalaran saintifik yang mencakup tujuh indikator serta wawancara untuk memperkuat temuan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran saintifik siswa didominasi kategori sedang sebesar 59,3%, diikuti kategori rendah sebesar 22,2%, dan kategori tinggi sebesar 18,5%. Indikator penalaran induktif memperoleh capaian tertinggi dengan kategori cukup, sedangkan indikator lainnya masih berada pada kategori kurang hingga sangat kurang. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa lebih mudah menarik kesimpulan dari contoh konkret dibandingkan melakukan penalaran yang lebih kompleks. Oleh karena itu, pembelajaran fisika perlu lebih menekankan kegiatan eksperimen dan pemecahan masalah kontekstual untuk meningkatkan kemampuan penalaran saintifik siswa.
References
Darmawan, P., & Yohanes, B. (2024). Penalaran deduktif mahasiswa dalam membuktikan sifat tertutup operasi perkalian pada himpunan bilangan rasional. Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 4(May), 406–415.
Dinata, P. A. C., Lukas, R., Hartanto, T. J., & Sari, D. K. (2025). Scientific reasoning ability of high school students in palangka raya in physics learning. Jurnal Eduscience (JES), 12(5), 1438–1452. https://doi.org/https://doi.org/10.36987/jes.v12i5.6623
Fabby, C., & Koenig, K. M. (2014). Relationship of scientific reasoning to solving different physics problem types. 2013 PERC Procceding. America Association of Physics Teachers, 141–144. https://doi.org/10.1119/perc.2013.pr.023
Firdaus, S. N., Suhendar, & Ramdhan, B. (2021). Profil kemampuan penalaran ilmiah siswa SMP berdasarkan gaya belajar. BIODIK: Jurnal Pendidikan Biologi, 7(3), 156–163. https://doi.org/10.22437/bio.v7i3.13347
Harsono, M. (2002). Prosedur pengujian variabel kontrol dan moderator dalam penelitian perilaku dengan menggunakan SPSS 10.00. Universitas Sebelas Maret, 1–7.
Khoirina, M., Cari, C., & Sukarmin. (2018). Identify students’ scientific reasoning ability at senior high school. Journal of Physics: Conference Series, 1097(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1097/1/012024
Lorensia, S. L., Handayani, R. D., & Lesmono, A. D. (2024). Analisis scientific reasoning siswa dalam pembelajaran fluida dinamis dengan model STEM-PJBL. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 9(1), 165. https://doi.org/10.30998/sap.v9i1.22167
Ningrum, T. W., Handayani, R. D., & Maryani. (2024). Investigasi kemampuan bernalar ilmiah siswa melalui implementasi model problem based learning materi fisika fluida statis. JPF Jurnal Pendidikan Fisika FKIP UM Metro, 12, 68–80.
Novia, & Riandi. (2017). The analysis of students scientific reasoning ability in solving the modified lawson classroom test of scientific reasoning (MLCTSR) problems by applying the levels of inquiry. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 6(1), 116–122. https://doi.org/10.15294/jpii.v6i1.9600
Nugraha, M. G., Kirana, K. H., Sholihat, F. N., Janeusse, N., & Amalia, S. A. (2017). Enhancing students’ scientific reasoning using inquiry-based learning with computer simulation. Jurnal of Mathematics and Science Teaching, 22(2). https://doi.org/10.31851/luminous.v6i1.17486
Nur’Aini. (2018). Identifikasi kemampuan penalaran ilmiah (scientific reasoning) siswa SMA di kabupaten Jember pada pokok bahasan dinamika. Universitas Jember.
Prima, W. anggata P., Khusaini, & Hidayat, A. (2024). Students needs investigation on learning newton’ s law of physics : explanatory sequential. Jurnal Riset Dan Kajian Pendidikan Fisika, 11(2), 49–60. https://doi.org/10.12928/jrkpf.v11i2.718
Rafifah, S., & Yolanda, Y. (2025). Pra penelitian sebagai analisa kebutuhan LKPD fisika materi hukum Newton berbasis scientifik untuk meningkatkan pemahaman konsep. Jurnal Luminous : Riset Ilmiah Pendidikan Fisika, 6(1), 30–40. https://doi.org/10.31851/luminous.v6i1.17486
Rimadani, E., Parno, & Diantoro, M. (2017). Identifikasi kemampuan penalaran slmiah Siswa SMA pada materi suhu dan kalor. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 2, 833–839.
Sari, A. L. R., Parno, & Taufiq, A. (2018). Pemahaman konsep dan kesulitan siswa SMA pada hateri Hukum Newton. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 3(10), 1323–1330. https://doi.org/http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/ EISSN:
Winarti, Pardiyanto, E., & Kurnianto, F. (2021). Senior high school students ’ understanding of Newton ’ s law s in outer space : Identification of misconceptions. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-BiRuNi, 10(2), 265–276. https://doi.org/10.24042/jipfalbiruni.v10i2.8997
Yana, A. U., Handayanto, S. K., & Wuryanti, T. (2021). Eksplorasi kemampuan scientific reasoning materi hukum Newton siswa SMA. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 6(4), 503. https://doi.org/10.17977/jptpp.v6i4.14694
Zahroh, A., Sadieda, L. U., & Lailiyah, S. (2025). Proses penalaran abduktif dalam menyelesaikan masalah aljabar. Jurnal PEKA ( Pendidikan Matematika ), 08(02), 2598–6422. https://doi.org/10.37150/jp.v8i2.3247
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuniarti Hadu, Muhammad Jarnawi, Haeruddin Haeruddin; Gustina Gustina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.