MENGANALISIS PERMASALAHAN PEMBELAJARAN KIMIA DI KELAS X MAN 2 PALU
Abstract
Pembelajaran kimia di sekolah seringkali dihadapkan pada berbagai permasalahan yang mempengaruhi kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa. Permasalahan-permasalahan tersebut dapat berupa minat dan motivasi siswa kurang, keterbatasan sumber daya sekolah dalam pendukung pembelajaran, metode pembelajaran yang diterapkan guru kurang efektif, dan dukungan media pembelajaran yang kurang. Guna mengetahui permasalahan mendasar pada pembelajaran kimia di kelas X MAN 2 Kota Palu, tim pengabdian melakukan analisis permasalahan pembelajaran kimia. Tahapan pengabdian meliputi observasi lokasi pengabdian, penyiapan kuisioner, wawancara siswa dan guru dan analisis data. Wawancara dilakukan kepada 26 siswa kelas X dan 2 orang guru kimia. Analisis data hasil wawancara diperoleh siswa diperoleh sebanyak 36,93% siswa sulit belajar karena tidak tahu cara belajar yang tepat, 38,47%% siswa tidak semangat belajar karena tidak tahu tujuan belajar, sebanyak 96,2% siswa semangat belajar jika materi disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan 50% siswa cepat kehilangan focus saat belajar karena tidak tahu manfaat belajar. Hasil angket guru diperoleh 50% menyatakan bahwa tidak semua guru tahu pentingnya merumuskan tujuan pembelajaran dan 50% guru belum menyadari motivasi sebagai bagian dari pencapaian tujuan pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa permasalahan pembelajaran kimia di sekolah dapat terjadi dari diri siswa, dan proses pembelajaran dari guru. Hasil analisis ini dapat membantu guru, sekolah, dan stakeholder lainnya dalam mengembangkan strategi pembelajaran kimia yang lebih efektif dan meningkatkan minat siswa terhadap kimia.


