Dari Hafalan ke Analisis: Implementasi Model Problem-Based Learning dalam Transformasi Kurikulum Sejarah

Authors

  • Amri Universitas tadulako

DOI:

https://doi.org/10.22487/jko.v14i1.6182

Keywords:

Problem-Based Learning, Kurikulum Sejarah, Analisis Kritis, Inkuiri Sejarah, Transformasi Pendidikan.

Abstract

Pembelajaran sejarah sering kali terjebak dalam paradigma tradisional yang menitikberatkan pada metode hafalan (rote learning) terhadap fakta, nama, dan tanggal. Hal ini menyebabkan rendahnya keterlibatan intelektual dan kemampuan analisis kritis peserta didik terhadap peristiwa masa lalu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan implementasi model Problem-Based Learning (PBL) sebagai strategi utama dalam mentransformasi kurikulum sejarah dari pendekatan naratif-pasif menuju analitis-aktif. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara mendalam dengan pendidik, serta analisis dokumen hasil kerja siswa. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi PBL mendorong siswa untuk melakukan inkuiri sejarah melalui tahapan orientasi masalah, kritik sumber (heuristik), dan rekonstruksi peristiwa secara mandiri. Transformasi ini mengubah dinamika kelas di mana siswa berperan sebagai "peneliti amatir" dan guru bertindak sebagai fasilitator, yang pada gilirannya meningkatkan kemampuan siswa dalam mengaitkan kausalitas sejarah dengan fenomena kontemporer. Simpulan: Model PBL terbukti efektif sebagai katalisator dalam pembaruan kurikulum sejarah yang lebih relevan dengan tuntutan keterampilan abad ke-21, yakni berpikir kritis dan pemecahan masalah.

References

Buku:

Aman. (2011). Model evaluasi pembelajaran sejarah. Ombak.

Hasan, S. H. (2012). Pendidikan sejarah Indonesia: Isu dalam ide dan kurikulum. Remaja Rosdakarya.

Kochhar, S. K. (2008). Pembelajaran sejarah (Teaching of history). Grasindo.

Jurnal:

Efendi, I., Setyawan, A., & Kuspriyanto, K. (2021). Pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Jurnal Pendidikan Sejarah, 10(1), 34-45.

Hariyono. (2022). Pendidikan sejarah dan pembentukan karakter bangsa di era digital. Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, 7(1), 1-15.

Hidayat, R., & Nursholeh, M. (2023). Implementasi problem-based learning dalam pembelajaran sejarah untuk meningkatkan nalar kritis. Jurnal Inovasi Pembelajaran Sejarah, 5(2), 112-125.

Lestari, D. P., & Sudrajat. (2021). Pengembangan perangkat pembelajaran sejarah berbasis problem based learning untuk meningkatkan kesadaran sejarah. Jurnal Artefak, 8(2), 123–134.

Muntholib, A., Sariyatun, S., & Akhyar, M. (2021). Efektivitas kolaborasi dalam problem-based learning terhadap literasi sejarah mahasiswa. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 4(1), 45–60.

Nugraha, E. P. (2022). Perbandingan model inkuiri dan konvensional terhadap retensi ingatan sejarah mahasiswa. Fajar: Jurnal Pendidikan Sejarah, 6(2), 112–125.

Pariyatno, P., Supriatna, N., & Maryani, E. (2021). Tantangan dan strategi guru sejarah dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa di era digital. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 4(2), 114–125.

Pratama, R. A., & Sariyatun, S. (2023). Integrasi artificial intelligence dalam metodologi pembelajaran sejarah masa kini. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(3), 201-215.

Rofik, A., Pratama, R. A., & Sariyatun, S. (2022). Implementasi model problem based learning dalam pembelajaran sejarah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Istoria: Jurnal Pendidikan Dan Sejarah, 18(1), 1–12.

Sariyatun, S., et al. (2021). Pengembangan model pembelajaran sejarah berbasis nilai- nilai lokal untuk meningkatkan berpikir kritis. Jurnal Sejarah dan Budaya, 15(1), 50-65.

Suhairi, S. (2022). Konstruksi berpikir kritis mahasiswa melalui metode inkuiri sejarah. Jurnal Edukasi Sejarah, 8(3), 201–214.

Supriatna, N. (2019). Pedagogi kritis dalam pembelajaran sejarah. Remaja Rosdakarya.

Suryani, I. (2023). Aspek afektif dalam sejarah analitis: Sebuah tinjauan pedagogis bagi pendidik masa depan. Masa Lalu: Jurnal Pendidikan Sejarah, 2(1), 30–44.

Syarifuddin, S. (2020). Implementasi model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah sejarah Indonesia. Jurnal Pendidikan Sejarah, 9(1), 1–14.

Umasugi, R., Sariyatun, S., & Musadad, A. A. (2022). Tantangan pengembangan kurikulum sejarah dalam menghadapi era disrupsi. Masa Lalu: Jurnal Pendidikan Sejarah, 1(2), 45–56.

Widiadi, A. N., et al. (2022). Literasi media digital dalam pembelajaran sejarah: Peluang dan tantangan. Jurnal Pendidikan Sejarah, 11(1), 88-102.

Wiyanarti, E. (2021). Transformasi nilai sejarah melalui model pembelajaran berbasis masalah di era milenial. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 30(2), 145–158.

Downloads

Published

2026-06-30