Pelatihan Desain TPACK Berbasis Budaya di Gugus VI Wilayah II Kota Palu
DOI:
https://doi.org/10.22487/msg.v1i1.6278Kata Kunci:
Budaya, Pelatihan, TPACKAbstrak
Budaya merupakan warisan berharga dari generasi sebelumnya. Oleh karena itu perlu pelestarian dan pengembangan budaya. Salah satu caranya adalah melalui pendidikan. Melalui pendidikan, individu belajar tentang budaya mereka sendiri serta budaya-budaya lainnya. Pendidikan yang memasukkan unsur-unsur budaya lokal dapat membantu siswa mengembangkan rasa kebanggaan terhadap identitas budaya mereka. Namun, kenyataannya, pendidikan, khususnya pembelajaran tentang budaya, masih kurang dirasakan oleh peserta didik di sekolah, khususnya di Kota Palu. Ada beberapa alasan mengapa pendidikan budaya kurang diperhatikan atau kurang diketahui oleh siswa, salah satunya adalah kurangnya pemahaman guru akan budaya dan kurangnya pengetahuan guru untuk mengintegrasikan pembelajaran dengan budaya. Kegiatan pelatihan ini memberikan pemahaman kepada guru-guru yang tergabung dalam KKG Gugus VI Wilayah II Kecamatan Palu Timur dan Mantikulore Kota Palu dalam menggali budaya yang ada di Sulawesi Tengah, kemudian mengintegrasikannya dengan pembelajaran, khususnya pembelajaran Bidang Studi Matematika. Peserta diberikan simulasi merancang desain perangkat pembelajaran, khususnya bahan ajar berbasis teknologi, dalam pembelajaran sehingga peserta didik mudah memahaminya. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2024 di SD Negeri 15 Palu, Kecamatan Besusu Tengah, Kotamadya Palu. Kegiatan pelatihan diikuti sebanyak 31 orang guru yang tergabung dalam KKG gugus VI Wilayah II Kecamatan Palu Timur dan Mantikulore Kota Palu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pelatihan memahami dengan baik budaya yang ada di Sulawesi Tengah dan dapat mengintegrasikannya dengan pembelajaran matematika.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 MOSINGGANI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






