Pengaruh Reward dan Punishment dalam Teori Behaviorisme Terhadap Partisipasi Siswa di Kelas II SD Inpres 1 Tondo
DOI:
https://doi.org/10.22487/jds.v14i1.6111Keywords:
Reward, Punishment, Behaviorism, Student Participation, Elementary schoolAbstract
Student participation in the learning process is one of the important indicators in determining the success of learning in elementary schools. Low student participation can hinder the achievement of learning objectives optimally; therefore, appropriate strategies are needed to increase student involvement. One approach that can be applied is the implementation of reward and punishment based on behaviorism theory. This study aims to analyze the effect of reward and punishment on student participation in Grade II at SD Inpres 1 Tondo. This research used a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques were carried out through questionnaires and documentation, while data analysis used percentage calculations to determine the tendency of student responses. The results showed that rewards received a positive response of 80%, which is categorized as very good, while punishment obtained a percentage of 55%, which is categorized as fairly good. This indicates that rewards have a more dominant influence in increasing student participation compared to punishment. Thus, the proper and proportional implementation of reward and punishment can improve students’ motivation and activeness in learning activities.
References
Herawati, R., & Rocmah, L. (2024). Keaktifan siswa dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 45–56.
Hidayat, T., & Kurniawan, R. (2023). Pengaruh pemberian reward terhadap keaktifan siswa dalam pembelajaran tematik. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 8(2), 112–120.
Jayanti, D. (2023). Analisis penerapan reinforcement oleh guru dalam meningkatkan partisipasi siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(3), 85–95.
Kurniawati, N. (2021). Peningkatan kedisiplinan siswa melalui metode reward dan punishment. Foundasia: Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 98–107.
Lestari, S., & Wahyuni, E. (2024). Efektivitas punishment dalam meningkatkan disiplin belajar siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 55–63.
Macalisang, J., & Bonghawan, A. (2024). Academic motivation and reinforcement in classroom learning. Journal of Educational Research, 15(2), 120–135.
Mon, C., Win, T., & Hla, N. (2023). Teacher reinforcement strategies in classroom learning. International Journal of Education, 11(3), 78–89.
Nursiah, S., Rahman, A., & Putra, D. (2024). Penerapan reward dan punishment dalam meningkatkan keaktifan siswa. Jurnal Edu Spirit, 5(1), 45–53.
Pratama, Y., & Sari, M. (2023). Pengaruh strategi penguatan terhadap partisipasi siswa dalam pembelajaran aktif. Jurnal Pendidikan Aktif, 9(2), 101–110.
Putri, A. R., & Suryani, N. (2022). Implementasi teori behaviorisme dalam pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(1), 55–64.
Rahman, A. (2022). Strategi pemberian penguatan dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(2), 101–110.
Ramadhani, R., Abduh, M., & Halim, A. (2024). Peran guru dalam meningkatkan keaktifan siswa melalui strategi pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 67–80.
Ridanti, J. F., Mardeli, M., & Oktamarina, L. (2022). Pengaruh reinforcement terhadap kedisiplinan anak di RA Ar-Ridho Palembang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 13594–13604.
Rohmah, N. W., & Hermawan, D. (2025). Pengaruh keaktifan belajar terhadap hasil belajar siswa. Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa, 4(1), 159–173.
Setiawan, D., & Nugroho, A. (2021). Pengaruh reward dan punishment terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 25–33.



