PENGARUH METODE BERCERITA MELALUI MEDIA BONEKA TANGAN TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK
Kata Kunci:
Metode bercerita, media boneka tangan, kemampuan berbahasaAbstrak
Permasalah dalam penelitian ini masih kurangnya kemampuan anak berbahasa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kegiatan bercerita dengan boneka tangan terhadap kemampuan anak berbahasa di kelompok B1 PAUD TK Samporoa DWP Kota Palu. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis eksperimen. Subjek penelitian yaitu 18 anak yang terdiri dari 11 anak laki-laki dan 8 anak perempuan, terdaftar tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil data penelitian sebelum perlakuan dari 3 aspek yang diteliti, Aspek menyebutkan kosa kata 5,55%, BSB, 5,55% BSH, 50% MB, 38,8% BB, Aspek menjawab pertanyaan anak, 0% BSB, 11,11% BSH, 38,8% MB, 50% BB dan aspek Kemampuan Bercerita,55,5% BSB, 11,11% BSH, 44,4% MB, 38,8%) BB. Sesudah perlakuan Aspek kemampuan menyebutkan kosa kata,16,6% BSB, 33,33% BSH, 27,78% MB, 22,22% BB, aspek kemampuan menjawab pertanyaan,11,11% BSH, 38,8% BSB, 33,33% BB, 16,6% BB, aspek Kemampuan becerita,11,11% BSB, 33,33% BSH, 27,7% MB, 27,7% BB. Hasil rata-rata dari semua aspek sebelum perlakuan 3,7% BSB, 9,25% BSH, 44,4% MB, 42,53% BB.sesudah perlakukan 12,94% BSB,35,15% BSH,29,57% MB,22,17% BB. Dapat disimpulkan ada pengaruh metode bercerita melalui media boneka tangan terhadap perkembangan bahasa anak.