Efektivitas Pengelolaan Lingkungan pada Proyek Pembangunan Pelabuhan Laut Pengumpan Regional: Evaluasi Berdasarkan Dokumen ANDAL Pelabuhanratu Kabupaten Sukabumi
Keywords:
Pengelolaan lingkungan; Dokumen ANDAL; Pelabuhan Laut Pengumpan Regional; Evaluasi dampak; Pesisir; Palabuhanratu.Abstract
Pembangunan Pelabuhan Laut Pengumpan Regional Pelabuhanratu dilakukan untuk memperkuat konektivitas maritim dan mendukung pertumbuhan ekonomi pesisir. Namun, kegiatan pembangunan pelabuhan berpotensi memunculkan perubahan signifikan pada lingkungan fisik, biotik, serta kondisi sosial masyarakat pesisir sehingga diperlukan evaluasi pengelolaan lingkungan yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas rencana pengelolaan lingkungan berdasarkan dokumen Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) pelabuhan tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis dokumen terhadap komponen identifikasi dampak, rencana mitigasi, dan program pemantauan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dokumen ANDAL telah mencakup seluruh komponen lingkungan utama dan menyediakan langkah mitigasi yang relevan, namun efektivitasnya masih terbatas karena belum dilengkapi indikator kuantitatif dan parameter evaluasi keberhasilan yang terukur. Selain itu, belum tersedia rencana pemulihan ekosistem pascakonstruksi maupun mekanisme monitoring sosial ekonomi jangka panjang. Penelitian menyimpulkan bahwa dokumen ANDAL memiliki kerangka pengelolaan yang memadai, tetapi membutuhkan penguatan teknis agar pembangunan pelabuhan berjalan selaras dengan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
References
Arifin, M., & Nugraha, S. (2023). Evaluasi efektivitas rencana pengelolaan lingkungan pada proyek pembangunan infrastruktur pesisir. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Lingkungan, 11(2), 145–158.
Fauziah, N., & Prakoso, D. (2023). Analisis keterlibatan masyarakat dalam implementasi AMDAL pada proyek pembangunan wilayah pesisir. Jurnal Sosial dan Lingkungan, 9(1), 33–48.
Hardiansyah, R., & Sutaryo, T. (2023). Dampak konstruksi pelabuhan terhadap kualitas perairan laut dan habitat biota pesisir. Jurnal Oseanografi dan Lingkungan, 15(1), 12–28.
Ismail, A., & Hakim, L. (2020). Metode evaluasi dokumen lingkungan sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan berkelanjutan. Jurnal Ilmu Lingkungan Indonesia, 8(3), 201–213.
Mandasari, S., & Purwanto, A. (2021). Infrastruktur pelabuhan dan implikasinya terhadap pembangunan ekonomi maritim di Indonesia. Jurnal Ekonomi Maritim dan Pesisir, 6(2), 74–89.
Mardiani, L., & Kurniawan, R. (2022). Penggunaan literatur kebijakan lingkungan untuk optimalisasi perencanaan AMDAL. Jurnal Kebijakan Lingkungan dan Pembangunan, 5(1), 49–61.
Mustaqim, H., Pranoto, R., & Fathoni, G. (2022). Implementasi AMDAL dalam pengelolaan dampak pembangunan kawasan industri. Jurnal Pembangunan Wilayah, 13(1), 92–108.
Purnama, Y., & Satria, D. (2022). Dinamika sosial ekonomi masyarakat pesisir akibat pembangunan infrastruktur pariwisata. Jurnal Sains Sosial dan Kemasyarakatan, 17(3), 211–225.
Rosyidah, S., & Wibowo, H. (2021). Pengelolaan kawasan pesisir berbasis keberlanjutan dan perlindungan ekosistem laut. Jurnal Pesisir dan Laut Nasional, 10(2), 87–103.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryani, I., & Rachmat, B. (2020). Kajian identifikasi dampak lingkungan pembangunan pelabuhan terhadap ekosistem pesisir. Jurnal Lingkungan dan Kelautan Nusantara, 12(4), 301–317.
Wahyuni, N., & Hartati, F. (2021). Analisis konten sebagai pendekatan evaluatif dalam penelitian kebijakan lingkungan. Jurnal Penelitian Ilmu Lingkungan, 9(2), 129–141.
Widodo, T., & Santoso, H. (2021). Analisis dokumen AMDAL sebagai instrumen pencegahan dampak lingkungan pembangunan. Jurnal Manajemen Lingkungan, 7(1), 55–67.