PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SDK BALA KESELAMATAN PALU
Abstract
Rendahnya hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam membangun pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDK Bala Keselamatan Palu melalui penerapan model pembelajaran inkuiri. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model John Elliot yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas IV SDK Bala Keselamatan Palu Tahun Ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 33,33% pada pra tindakan menjadi 57,14% pada Siklus I dan mencapai 85,71% pada Siklus II. Aktivitas guru meningkat dari kategori baik menjadi sangat baik, demikian pula aktivitas siswa meningkat dari kategori baik menjadi sangat baik. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran inkuiri efektif meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDK Bala Keselamatan Palu serta menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa.

