Penerapan Metode Murajaah Berpasangan Untuk Meningkatkan Kelancaran Hafalan Juz 30 Pada Siswa Kelas V SD Tahfidz Al Qur’an Al Qudwah Parigi
Keywords:
Hafalan Juz 30; Kelancaran hafalan; Murajaah berpasangan.Abstract
Kemampuan menghafal Al-Qur’an memerlukan latihan yang berkelanjutan serta strategi
pembelajaran yang efektif agar hafalan tetap lancar dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan
untuk mendeskripsikan penerapan Metode Murajaah Berpasangan serta mengetahui
peningkatannya terhadap kelancaran hafalan Juz 30 pada siswa kelas V SD Tahfidz Al Qur’an
Al Qudwah Parigi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan
tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek
penelitian sebanyak 12 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes
lisan hafalan, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Murajaah Berpasangan mampu
meningkatkan kelancaran hafalan Juz 30 siswa. Jumlah siswa yang mencapai kategori lancar
meningkat dari 3 siswa (25%) pada pra tindakan menjadi 6 siswa (50%) pada Siklus I dan
meningkat menjadi 10 siswa (83,33%) pada Siklus II. Selain meningkatkan kualitas hafalan,
metode ini juga meningkatkan keaktifan, kepercayaan diri, dan kerja sama siswa dalam
pembelajaran tahfidz Al-Qur’an. Dengan demikian, Metode Murajaah Berpasangan dapat
menjadi alternatif strategi pembelajaran kolaboratif yang efektif untuk meningkatkan
kelancaran hafalan Al-Qur’an pada siswa sekolah dasar.

