Kemampuan Berpikir Kreatif dan Berpikir Kritis Peserta Didik dalam Mata Pelajaran IPA Fisika
DOI:
https://doi.org/10.22487/jpft.v14i2.6211Keywords:
berpikir kreatif, berpikir kritis, pembelajaran fisika, keterampilan abad ke-21Abstract
Kemampuan berpikir kreatif dan berpikir kritis merupakan bagian penting dari keterampilan abad ke-21 yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran IPA Fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan berpikir kreatif dan berpikir kritis peserta didik kelas VII SMPN 4 Palu pada materi kalor. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 25 peserta didik, serta 12 responden yang dipilih secara purposif untuk wawancara mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui tes esai dan wawancara semi-terstruktur. Instrumen penelitian terdiri atas empat soal untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif dan lima soal untuk mengukur kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif peserta didik berada pada kategori kreatif dengan rata-rata persentase 73,44%, meliputi indikator fluency 65,63%, flexibility 79,69%, originality 76,56%, dan elaboration 71,88%. Sementara itu, kemampuan berpikir kritis berada pada kategori baik dengan rata-rata 71,8%. Temuan ini menunjukkan bahwa peserta didik telah memiliki dasar kemampuan berpikir tingkat tinggi, meskipun masih diperlukan penguatan pada aspek kelancaran ide dan argumentasi ilmiah melalui pembelajaran yang lebih eksploratif dan berbasis pemecahan masalah.
References
Asfa, A., & Heruddin. (2023). Pengaruh model pembelajaran berbasis fenomena terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik SMA Negeri 1 Parigi Tengah. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online, 11(2), 85–90. https://doi.org/10.22487/jpft.v11i2.2391.
Almulla, M. A. (2023). Constructivism learning theory: A paradigm for students’ critical thinking, creativity, and problem solving to affect academic performance in higher education. Cogent Education, 10(1). https://doi.org/10.1080/2331186X.2023.2172929.
Aulia, S. R., Ahied, M., Wahyuni, E. A., Qomaria, N., & Putera, D. B. R. A. (2025). Peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui model contextual teaching and learning dengan metode eksperimen. Natural Science Education Research, 8(1), 60-67. https://doi.org/10.32699/spektra.v8i1.231.
Arikunto, S. (2018). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Dong, M., Li, F., & Chang, H. (2023). Trends and hotspots in critical thinking research over the past two decades: Insights from a bibliometric analysis. Heliyon, 9(6), e16934. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e16934.
Haviz, M. (2018). Revisiting generic science skills as 21st-century skills on biology learning. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 7(3), 355–363. https://doi.org/10.15294/jpii.v7i3.12438.
Kholid, M. N., Mahmudah, M. H., Ishartono, N., Putra, G., & Forthmann, B. (2024). Classification of students’ creative thinking for non-routine mathematical problems. Cogent Education, 11(1). https://doi.org/10.1080/2331186X.2024.2394738.
Laar, E. Van., Deursen, A. J. A. M. Van., Dijk, J. A. G. M. Van., & Haan, J. De. (2020). Determinants of 21st-century skills and 21st-century digital skills for workers: A systematic literature review. SAGE Open, 10(1). https://doi.org/10.1177/2158244019900176.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Nurhayati, I., Pramono, K. S. E., & Farida, A. (2024). Keterampilan 4C (critical thinking, creativity, communication and collaboration) dalam pembelajaran IPS untuk menjawab tantangan abad 21. Jurnal Pendidikan, 8(1), 44–53. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i1.6842.
Nisa, N. Z., Prahani, B. K., Kurtulus, M. A., & Hudha, M. N. (2024). Profile of students creative thinking skills and implementation of inquiry-based learning assisted by physics 3D module. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 7(2), 223-230. https://doi.org/10.23887/jp2.v7i2.68112.
Pratiwi, S. M. V., Wiyono, K., Ismet., & Utami, Y. (2025). Quantitative analysis of creative thinking skills and concept mastery in physics: Temperature & heat. JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), 11(1), 89–107. https://doi.org/10.21009/1.11107.
Redhana, I. W. (2019). Mengembangkan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran kimia. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 13(1), 2239–2253. https://doi/org/10.15294/jipk.v13i1.17824.
Sambali, H. S., Darsikin., Nurjannah., Ratnaningtyas, D. I., & Ilmianih, R. (2025). Pengaruh model pembelajaran Project-Based Learning (PJBL) berbasis STEM terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online, 13(1), 71–78. https://doi.org/10.22487/jpft.v13i1.4278.
Siregar, R. N., Mujib, A., Siregar, H., & Karnasih, I. (2020). Peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pendekatan matematika realistik. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 4(1), 56–62. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v4i1.338.
Putri, S. A., Nisa, K., & Kuswanto, H. (2024). Trends of physics critical thinking skill research in Indonesia: A systematic literature review. Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, 10(1), 1-14.https://doi.org/10.21009/1.10101.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tokio, R. H., Darsikin., Mumahad., & Jarnawi. (2024). Analisis kemampuan berpikir kreatif siswa pada konsep kalor di SMP Negeri Model Terpadu Madani Palu. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online, 12(2), 126–132. https://doi.org/10.22487/jpft.v12i2.3515.
Umasugi, H., Nurul., Salim, A., Rahman, N. A., & Balulu, N. (2023). Analisis berpikir kritis siswa pada materi kalor dan perpindahannya di SMP Negeri 5 Kota Ternate. Jurnal Pendidikan, 8(1), 43–46. https://doi.org/10.33387/j.edu.v18i1.1596
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Juan Dwi Prasetyo Paemba, Syamsu Syamsu, Haeruddin Haeruddin, Amiruddin Kade, Syamsuriwal Syamsuriwal, Nurul Kami Sani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
