Analisis Kesalahpahaman Siswa Pada Materi Usaha Dan Energi Menggunakan Tes Diagnostik Lima Tingkat di Kelas X
DOI:
https://doi.org/10.22487/jpft.v14i2.6536Keywords:
kesalahpahaman, tes diagnostik lima tingkat, usaha dan energiAbstract
Evaluasi miskonsepsi siswa kelas X dalam memahami topik usaha dan energi dilakukan melalui penelitian ini menggunakan Five-Tier Diagnostic Test. Mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif, studi ini melibatkan 74 siswa yang berasal dari MAN 1 dan MAN 2 Palu sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan lewat instrumen tes diagnostik lima tingkat yang menguji jawaban, argumentasi, derajat keyakinan, hingga paparan terbuka mengenai asal pengetahuan siswa. Berdasarkan analisis, ditemukan bahwa pemahaman konsep siswa berada di angka 38% (kategori sedang), sementara persentase miskonsepsi mencapai 25,9%. Selain itu, teridentifikasi pula false negative sebesar 6,4%, false positive 7,1%, serta kondisi kurang pengetahuan sebanyak 21,6% (kategori rendah). Indikasi miskonsepsi paling dominan muncul pada sub-topik definisi usaha menurut ilmu fisika. Secara keseluruhan, hasil ini menegaskan adanya kendala konseptual yang cukup mendasar pada siswa. Oleh sebab itu, implementasi Five-Tier Diagnostic Test terbukti andal dalam memetakan salah konsep secara komprehensif, sekaligus berfungsi sebagai acuan bagi pendidik untuk memformulasikan metode pembelajaran yang lebih efektif guna memperbaiki pemahaman siswa.
References
Amnirullah, L. (2015). Analisis Kesulitan PenguasaanKonsep Mahasiswa pada Topik Rotasi Benda Tegar Dan Momentum Sudut (halaman 34 s.d. 37). Jurnal Fisika Indonesia, 19(56), 34–37.
Boro, A.M., Okyranida, I.Y., Astuti, I.A.D. (2020). Pengembangan instrumen four tier-test pada konsep usaha dan energi. Schrodinger Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Fisika, 1(2), 137-146.
Fauziah, N., Ardiansyah, R. (2022). Pengembangan five-tier diagnostic test untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi gaya. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 18(2), 123–132.
Gunawan, G., Harjono, A. (2019). Analisis miskonsepsi siswa pada konsep usaha dan energi menggunakan instrumen diagnostik. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 5(2), 120–128.
Hasnawati. (2020). Identifikasi miskonsepsi siswa SMA pada hukum Newton menggunakan five-tier diagnostic test. Jurnal Pendidikan Fisika, 8(2), 101–110.
Hasran, H., Kurniawan, D.A., Astalini, A. (2023). Analisis miskonsepsi siswa pada konsep energi menggunakan instrumen diagnostik. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 11(1), 25–34.
Madi, M., Saprudin, S., Muhammad, N. (2020). Efektivitas model inquiry training dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi usaha dan energi. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP), 7(2), 841-852.
Maison, M., Kurniawan, D.A., Perdana, R. (2020). Identifikasi miskonsepsi siswa menggunakan four-tier diagnostic test pada materi usaha dan energi. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 8(3), 45–54.
Milisa, S., Triastutik, A., Budiyono, A. (2021). Development of five-tier diagnostic test instrument to identify students’ misconceptions in physics. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 7(2), 65–73.
Mustofa, Z., Sutopo, S., Mufti, N., Asmichatin, A. (2019). The impact of modeling instruction based on system toward work-energy concept understanding. Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, 5(2), 145-154.
Nugraha, A., Kusairi, S., Mubarok, H. (2021). Analisis miskonsepsi siswa SMA pada materi usaha dan energi menggunakan diagnostic test. Jurnal Pendidikan Fisika, 9(1), 45–52.
Putri, A., Ermawati, E. (2021). Penggunaan five-tier diagnostic test untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi getaran harmonis sederhana. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika, 10(2), 78–86.
Rahmawati, D., Wasis, W. (2018). Identifikasi miskonsepsi siswa pada konsep usaha dan energi menggunakan instrumen diagnostik. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika, 7(2), 98–105.
Ramadhani, D., Ermawati, E. (2021). Analisis miskonsepsi siswa menggunakan five-tier diagnostic test pada materi gerak melingkar beraturan. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika, 10(3), 45–53.
Samsudin, A., Suhandi, A., Rusdiana, D., Kaniawati, I., Costu, B. (2021). Diagnosing students’ misconceptions on work and energy using a four-tier diagnostic test. Journal of Physics.
Soeharto, A.R., Csapó, B., Dewi, F.I.R., Budiman, A. (2019). Exploring Indonesian students’ misconceptions in heat and temperature using the four-tier instrument. International Journal of Science Education, 41(17), 2401–2424.
Suparno, P. (2013). Miskonsepsi & perubahan konsep dalam pendidikan fisika. Jakarta: Gramedia Widiasarana.
Suwarna, I.P. (2013). Analisis miskonsepsi siswa SMA kelas X pada mata pelajaran fisika melalui CRI termodifikasi. Laporan Penelitian.
Wahyono, U., Hermanto, I.M., Nurhayati, Samatowa, L., Mohamad, W.M., Maharani, N.L.S. (2023). Pengembangan tes diagnostik untuk mengidentifikasi pemahaman konsep siswa SMA pada pokok bahasan gelombang bunyi. Jambura Physics Journal, 5(1), 67–79.
Yuliati, L., Parno, P., Taufiq, A. (2018). Identifikasi miskonsepsi siswa pada konsep energi menggunakan instrumen diagnostik. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 14(2), 56–64.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fathir Firdaus, Marungkil Pasaribu, I Wayan Darmadi, Ielda Paramita, Ketut Alit Adi Untara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
