PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SDN 3 BAJUGAN
Keywords:
Model pembelajaran inquiry; Hasil belajar; Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) peserta didik kelas V SDN 3 Bajugan akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang aktif dalam membangun pengetahuan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar IPAS melalui penerapan model pembelajaran inquiry. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan mixed methods berdasarkan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 20 peserta didik kelas V SDN 3 Bajugan. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan menghitung rata-rata hasil belajar, persentase ketuntasan klasikal, dan skor Normalized Gain (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta didik meningkat dari 54,95 pada pra tindakan menjadi 74,10 pada Siklus I dan 85,55 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 20% menjadi 45% dan mencapai 100% pada Siklus II. Aktivitas belajar juga meningkat dari 64,2% menjadi 89,4%, dengan nilai N-Gain sebesar 0,68 berkategori sedang. Dengan demikian, model pembelajaran inquiry efektif meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SDN 3 Bajugan.

