Pertambahan Lahan Terbangun Di Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Periode 2005-2017
Keywords:
Lahan, Pemekaran Wilayah, Lahan TerbangunAbstract
Penelitian dilakukan di Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi dengan tujuan untuk mengetahui pertambahan lahan terbangun sebelum dan setelah pemekaran di wilayah tersebut. Pertambahan lahan terbangun wilayah pada penelitian ini merujuk pada data tahun 2005-2017 dengan mengidentifikasi pertambahan luas lahan terbangun di Kecamatan Sigi Biromaru. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kulaitatif berdasarkan pendekatan keruangan dengan menggunakan metode survei. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertambahan lahan terbangun wilayah penelitian dalam kurun waktu 12 tahun lebih dominan ke arah Barat Kecamatan Sigi Biromaru. Pertambahan lahan terbangun pada tahun 2005-2008 yang pesat berada di wilayah Desa Jonooge dengan total luas 129 ha (43.3%), sedangkan yang terendah berada di Desa Sidondo III dengan luas pertambahan lahan terbangun 0 ha (0%). Pertambahan lahan terbangun pada tahun 2008-2017 yang sangat pesat berada di wilayah Desa Kalukubula dengan total pertambahan lahan terbangun 224.6 ha (29.6%), dan pertambahan lahan yang paling rendah berada pada Desa Sidondo II dengan luas lahan terbangun 8.2 ha (2.3%). Faktor yang menjadi pemicu perubahan disebabkan oleh pemekaran wilayah pada tahun 2008 dan keberadaan infrastruktur berpusat di desa yang berada dekat dari ibukota kecamatan, sehingga perubahan wilayah pada daerah tersebut lebih pesat dibandingkan desa lainnya yang berada di Kecamatan Sigi Biromaru.
References
Aziz, Budianta, dkk. (2011). Buku Ajar Perencanaaan Pengembangan Wilayah.Prodi Pendidikan Geografi FKIP Unuversitas Tadulako: Palu
Lilik PU, Aziz B, Iwan AS dan Ika L. (2018). Metode Penelitian Geografi dan Tata Tulis Laporan.Yokyakarta; Maghza Ublizer
Lo, C.P 1996. Penginderaan Jauh Terapan. Terjemahan Bambang Purbowaseso. Jakarta: UI-PRESS.
Muta’ali, Lutfi. (2013). Penataan Ruang Wilayah dan Kota. Badan Penerbit Fakultas Geografi Universitas Gadja Mada: Yogyakarta
Sandy, I Made. (1972). Esensi Kartografi.
Yunus, Prof. Dr. H. Hadi Sabari (2010). Metodologi Penelitian Wilayah Kontemporer. Yokyakarta. Pustaka Belajar.