PENGARUH MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP KERAGAMAN BUDAYA BANGSA SISWA KELAS IV SDN WUASA
Keywords:
Pemahaman konsep; Contextual Teaching and Learning (CTL); sekolah dasar; IPAS; Keragaman budaya bangsa.Abstract
Pemahaman konsep keragaman budaya bangsa merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Namun, pembelajaran yang masih berpusat pada guru sering kali membatasi kesempatan siswa untuk mengaitkan konsep dengan pengalaman kehidupan nyata sehingga menyebabkan rendahnya pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap pemahaman konsep keragaman budaya bangsa siswa kelas IV SDN Wuasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental melalui desain One-Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 26 siswa kelas IV. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes pemahaman konsep yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa meningkat dari 52,31 pada pretest menjadi 77,85 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,001) dengan ukuran efek sebesar 0,878 yang termasuk kategori sangat besar. Temuan tersebut menunjukkan bahwa model CTL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep keragaman budaya bangsa dan dapat menjadi salah satu alternatif model pembelajaran yang efektif untuk pembelajaran IPAS berbasis pemahaman konsep di sekolah dasar.

